Setelah anda mempunyai Akta Jual Beli (AJB) rumah, berikutnya anda perlu mengubahnya menjadi Sertifikat Hak Milik atau SHM. Perubahan tersebut akan bermanfaat untuk anda nantinya, misalnya dengan SHM maka anda akan memiliki bukti kepemilikan yang kuat atas tanah yang anda miliki.

Sebelum mengurus apa itu AJB menjadi SHM pastinya dibutuhkan persyarakat  yang perlu diketahui. Persayaratan ini sering dicari oleh banyak orang ketika ingin mengurus sertifikat rumah.

Maka dari itu, dalam kesempatan ini kami akan membahas mengenai perbedaan AJB dan SHM serta cara mengurus AJB ke SHM untuk anda ketahui.

 

Perbedaan AJB dan SHM

Apabila AJB hanya berupa sebuah dokumen perjanjian transaksi jual beli untuk bukti pengalihan hak tanah, SHM adalah dokumen yang menjadi tanda jenis kepemilikan rumah paling kuat serta dapat diwariskan.

AJB dapat ditemui dalam berbagai bukti atas kepemilikan tanah dari pemiliknya. AJB bukan hanya ditemukan pada transaksi rumah saja, namun juga dapat anda temui pada Hak Guna Bangunan, Hak Milik maupun Girik.

Adapun SHM adalah sertifikat atas kepemilikan tanah atau lahan yang dimiliki pihak pemilik.

Syarat Mengurus AJB Menjadi SHM

Syarat Mengurus AJB Menjadi SHM

Ketika anda ingin mengurus AJB menjadi SHM, anda perlu mempersiapkan persyaratan berkat terlebih dahulu untuk diserahkan kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN), antara lain :

  • Formulir permohonan yang telah diisi sekaligus ditandatangani oleh pemohon maupun kuasanya dengan materai cukup. Adapun formulir tersebut memuat identitas diri, letak, luas serta pemakaian tanah yang dimohon, pernyataan tanah yang dikuasai secara fisik serta pernyataan bahwa tanah bukan sengketa.
  • Pembuatan surat bebas dari sengketa yang mengungkapkan tanah tidak dalam urusan sengketa serta sudah ditandatangani pihak RT/ RW serta disahkan pihak kelurahan setempat.
  • Sertifikat Hak Atas Tanah
  • Akta Jual Beli (AJB) dari pihak PPAT
  • Bukti pelunasan pembayaran BPHTB dan PPh
  • Fotokopi KTP pihak pembeli dan penjual

 

Kesimpulan

Demikian ulasan mengenai persyaratan mengurus AJB menjadi SHM untuk anda ketahui terutama bagi anda yang melakukan transaksi jual beli properti lahan atau tanah.

Dengan demikian, anda bisa memiliki Surat Hak Milik yang menjadi bukti kuat kepemilikan hak atau lahan tersebut.

Sumber Tulisan : rumahsubsidicikarang.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *