Sebagai seorang karyawan, tentu Anda berhak mendapat segala fasilitas dan kebijakan yang diberi perusahaan. Oleh sebab itu, tawar-menawar atau negosiasi kontrak kerja freelance sudah menjadi hal yang lumrah dilakukan. Anda tidak perlu ragu untuk melakukan negosiasi kontrak pekerjaan sebelum menerima atau menandatanganinya. Selagi Anda melakukannya dengan cara yang baik dan benar, proses negosiasi akan berjalan lancar dan Anda bisa mendapat benefit yang lebih banyak.

kontrak kerja freelance

Negosiasi Kontrak Kerja Freelance

Saat melakukan negosiasi, pastikan Anda memperhatikan beberapa hal berikut ini:

1. Riset Posisi Kerja

Langkah awal yang perlu Anda lakukan adalah memahami kontrak dan melakukan riset terhadap posisi kerja Anda. Cari tahu fasilitas dan kebijakan apa saja yang umumnya diberikan untuk posisi atau jabatan tersebut. Termasuk di dalamnya soal gaji, tunjangan, bonus, dan lain-lain.

Umumnya setiap perusahaan memberi fasilitas dan kebijakan yang mirip-mirip untuk sebuah posisi kerja yang sama. Dengan begitu Anda bisa melakukan negosiasi apabila ada hal-hal yang dirasa kurang sesuai.

2. Sesuaikan Kemampuan

Seorang fresh graduate dan pekerja yang sudah berpengalaman tentu memiliki kemampuan yang berbeda. Apabila Anda belum memiliki pengalaman kerja dan tidak mempunyai portofolio dari hasil pekerjaan sebelumnya, maka proses negosiasi kontrak kerja akan berjalan cukup sulit.

Namun sebaliknya, bagi Anda yang berpengalaman, negosiasi kontrak bisa dilakukan dengan menunjukkan keahlian dan apa saja yang dapat Anda beri untuk perusahaan.

3. Negosiasi Sesuai Kebutuhan

Dalam melakukan negosiasi, Anda sebaiknya tidak berfokus pada hal-hal yang mendasar saja, melainkan juga cari tahu apa kebutuhan Anda. Masing-masing orang tentu memiliki kebutuhan yang berbeda sehingga membutuhkan fasilitas dan kebijakan yang berbeda pula.

Seperti misalnya Anda ingin melakukan negosiasi dalam hal tunjangan, bonus lembur atau kebijakan THR jika Anda diterima mendekati waktu hari raya tahunan.

4. Fokus pada Win-win Solution

Saat melakukan negosiasi kontrak kerja, Anda tidak boleh egois dan mengutamakan diri sendiri. Pastikan negosiasi tersebut menghasilkan kesepakatan yang sama-sama memberi keuntungan antara Anda dan perusahaan.

Pastikan Anda mampu menawarkan sebuah solusi atau kemampuan yang baik sebelum meminta keuntungan lain dari perusahaan.

5. Menerima Hasil

Apapun hasil yang diputuskan, pastikan Anda menerimanya dengan lapang dada. Keputusan ada di tangan Anda, apakah tetap menerima kontrak tersebut atau menolaknya apabila proses negosiasi tidak berjalan sesuai keinginan.

Ada kalanya hasil negosiasi memang tidak berpihak kepada Anda namun hal itu akan menjadi pertimbangan bagi karyawan dan bisa saja diberikan seiring meningkatnya kinerja Anda.

 

Nah, sekarang sudah tahu kan apa saja hal-hal yang perlu Anda lakukan saat melakukan negosiasi kontrak kerja? Melakukan negosiasi dengan cara yang tepat akan meningkatkan peluang Anda dalam mendapatkan kontrak yang sesuai kebutuhan, selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published.